Thursday, April 2, 2009

Siapakah Anda?

Suatu hari gue baca tabloid, gue lupa judulnya apa, gue hanya baca sekilas merayapi judul dan paragraf pembuka, lembar demi lembar. Hingga gue nemu satu paragraf menarik : Siapakah anda? Seorang TRADISIONALIS - menyukai pekerjaan yang tergantung pada rutinitas? EXPERIENCERS - yang penuh spontanitas? CONCEPTUALIZERS - yang butuh tantangan intelektual? ataukah anda seorang IDEALIS - yang mesti yakin bahwa pekerjaannya berarti?


Hmm... pertanyaan ini jelas nggak gampang dijawab. Perlu perenungan sedikit lebih lama, apalagi untuk gue, seorang ibu dua anak bandel tapi lucunya minta ampun, yang juga seorang wanita bekerja, meskipun hanya sekelas pegawai negeri yang kata orang bisa santai selalu tapi it depends menurut gue, tergantung bagaimana kreatifnya orang itu mencari-cari secara teliti, sebenarnya apa sih inti utama jobdesk mereka, ruang lingkup kerjaannya sampe mana, tanggung jawabnya sampe ke wilayah mana, hingga apa yang bisa dilakukan supaya jobdesk tersebut bisa selesai entah itu bertahap atau langsung kelar, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan hingga pengarsipan data. Intinya, tak masalah pekerjaan seseorang itu apa, yang penting adalah bagaimana ia memandang pekerjaannya, memahami bagaimana etos bekerja, yah pokoknya yang seperti itulah.


Nah, kembali ke poin awal, ternyata waktu sepuluh menit belum lagi pas bagi gue untuk nemuin jawabnya. Gue masih bingung. Bukannya apa2. Kayaknya gue adalah seorang tradisional yang juga experiencers dan conceptualizers, plus idealis deeh....! Coz jelas gue suka rutinitas. Setiap malem sesudah nganter anak2 bobo, gue beres2 rumah, mulai dari ujung depan sampe belakang, biar paginya nggak repot. Pagi hari gue tinggal siapin anak2 dan buat sarapan, terus cabut deh nganter our first angel, Irvana Ozza Al-Zakiya, 3,5 tahun, ke playgroup-nya, dan langsung ngebut ke kantor. Sementara suami, Irvana Prasetyo, bertugas nganter our second angel, Irvana Naula Ziba, 1,5 tahun, ke tempat neneknya, setelah itu baru ke kantor. Siang makan di luar kalo ada urusan yang perlu diurus, lalu sore pulang, jemput anak2, pulang dan main2 sebentar dengan anak hingga jam sembilan malam tiba. Begitu seterusnya setiap hari kecuali hari libur atau ada hal2 lain yang urgent. 

Gue juga suka keteraturan. Pokoknya gue yakin gue orang tradisional deh. Tapi gue juga yakin gue termasuk experiencers, gue dan suami bisa aja suatu hari meliburkan diri sendiri dari kantor, hanya absen sebentar terus go home (suami juga pegawai negeri), entah itu hanya leyeh2 di rumah bersama anak2 atau jalan2 ke tempat2 wisata. Hehehe, kebiasaan ini nggak sering2 kok, jangan marah ya hai rakyat pembayar pajak, kami hanya melakukan ini JIKA SAJA pekerjaan sudah selesai. 

Terus gue juga conceptualizers, gue senang merencanakan hati2 segalanya, gue juga senang hal2 yang berbau intelektual tapi santai, misalnya ngisi TTS Kompas Minggu, baca buku tebel, dsb. Dan terakhir, gue juga idealis, meski mungkin baru sampai tahap idealis untuk diri sendiri, belum merambah ke orang banyak. Yah mungkin kalo gue udah jadi pemimpin baru bisa kali menerapkan disiplin besi ke berbagai masalah yang ada hehehe…… 

Jadi yah begitulah. Setelah sepuluh menit itu berlalu, setelah gue pikir2, ngapain juga gue buang waktu untuk pertanyaan kayak gini. Mutu sih, tapi nggak pentinglah. Kalo lo udah tau apa yang lo harus lakukan untuk hidup, lo tau tanggung jawab yang ada di depan mata lo, juga mimpi2 lo, dan lo juga tau gimana cara mencapai mimpi2 tersebut, pertanyaan siapakah lo sebenarnya adalah pertanyaan level tiarap. Just move on to your life, guys!
Share/Bookmark

No comments: